Bersamamu, ku habiskan waktu, sayang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua, begitu sempurna, sayang untuk mengakhirinya
Yak, kutipan lagu itu merupakan salah satu kutipan lirik lagu yang paling aku sukai. Lagu mengenai sahabat, yang senantiasa punya waktu untukmu. Berbagi canda, berbagi cerita, foto bareng, bully-bully-an, makan bareng. Ah, semuanya begitu Indah jika dipikirkan ulang
Kali ini, ingin berbagi cerita 'Best Day Ever' yang terjadi di tanggal 11 Agustus 2014. Yak benar, satu hari terakhir, sebelum aku kembali menjadi anak perantau yang harus memerhitungkan segala pengeluaran.
Kemarin itu, hari terakhir, tentunya banyak agenda yang perlu dilakukan. Packing, mempersiapkan semua kebutuhan kuliah, membuat list target kedepan, bahkan .... sudah mulai memikirkan berapa sks yang akan diambil, dan mata kuliah apa saja.
Assalamu'alaikum viewers tercintah <3 Ah, akhirnya, Bulan Ramadhan kembali meninggalkan kita. Tatkala ia datang, mungkin kita akan mencoba memperbaiki diri, baik dari segi kualitas Ibadah, memperbanyak Tilawah, hingga berfikir 2 kali untuk melakukan dosa. Terima kasih ramadhan, telah menyadarkan diri ini, membuat kebiasaan-kebiasaan baik, dan semoga kebiasaan baik itu akan terus melekat dan semakin sempurna seiring Berjalannya waktu :') Aamiin
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih buat para viewers setia yang selalu mantengin tulisan-tulisan alay, kadang ga penting, tentang pengalaman ataupun makanan yang saya makan :') Ah, beribu terima kasih kepada kalian, karena kalian terus menerus datand kemari, sehingga saya tetap semangat untuk berbagi pengalaman Saya.
Alhamdulillah, setelah Ramadhan berakhir, ini artinya, kita kedatangan bulan baru. Yakni kedatangan bulan Syawal. Sudah menjadi tradisi umat muslim di Dunia untuk merayakan Bulan Baru ini sembari mengucapkan maaf kepada sanak family, serta orang-orang terdekat. Demikian pula dengan saya yang ingin mengucapkan segenap permintaan maaf jika para viewers yang membaca tulisan saya ada merasa sakit hati karena dirasa pernah disebutkan dalam tulisan ini ..... Ketahuilah, mungkin itu Anda, tapi mungkin hanya kesamaan tokoh :') Maafkan yah para viewers, dan jangan bosan-bosan untuk mampir kesini :D
Okey, hari pertama, ada sesuatu yang berbeda. Kind of very different. Kenapa? Karena tidak ada lagi para Ladies disini :'(
FYI, my mother had passed away right when I was junior High School. Alhamdulillah, I could be strong for passing the days through my Life. Because I have my sister and my father. They had been being Mom and Dad. Ayah yang selalu penyabar, terkadang bisa menjadi seorang Ibu yang sering menasehati anak-anaknya, even, menjadi marah untuk mengingatkan kita. Kalau kak Rina, she had been being Mom sometimes, but, always the best Sister everytime. Yak, dia bisa mengatur keuangan keluarga, dia yang selalu siap sedia untuk menemani adik-adiknya berbelanja baju lebaran.
Tapi, sesuatu yang berbeda yang dibicarakan disini, adalah sudah tidak ada lagi sosok perempuan ini. Kakak yang menikah bulan Januari lalu, tentunya sekarang sedang berlebaran di daerah mertuanya, di Surabaya :'( Satu hal yang missing, kita tidak lagi ditemani belanja baju lebaran. Yak, sekarang semuanya serba sendiri. Kalau ada dia, pasti kita bakal berbelanja di tempat yang murah, tapi berkualitas, karena dia bisa menawar semurah-murahnya. Jangan ditanya bagaimana cara dia menawar, you're gonna be mangap-mangap when you see her nawar sesuatu. Haha
Kemudian, tidak ada lagi yang membagi tugas dengan adil. Karena kak rina ini cewe satu-satunya, dan paling tua juga, maka omongan dia cukup di dengar di keluarga. Dia bisa bagi-bagi tugas siapa yang cucu piring, siapa yang masak, siapa yang nyapu, siapa yang ngepel, semua diaturnya. Nah, sekarang? Abang-abang awak susah diaturnya, alhasil, kami trio anak terakhir deh yang kerja mati2an. Hiks.
Terakhir, rindu banget sama repetan doi. Yak, dia itu suka kali merepet, hal ini yang sangat mengingatkan dia sebagai sosok seorang Ibu. Sekarang? rumah sepi-sepi aja euy, ga ada yang suka marah ngerepetin sesuatu :') ah, rindunya sama sosok kakak ini :'D
Selesailah tulisan hari Ini. Walaupun segala sesuatunya udah beda, tapi isi hati harus sama, harus selalu diisi dengan hal-hal positif dan itikad baik. Everytime, something must be changed. Kembali ke diri sendiri untuk menerimanya atau tidak. Terpenting adalah, pikiran positif bahwa semuanya sudah ditakdirkan seperti itu, semua yang ditakdirkan oleh Allah, pastilah baik untuk kita. Ah, Indahnya positive thinking :')
Oh iya, jangan tanya THR dapat berapa. Tahun ini THR gelap banget, cuman sedikit :'( Soalnya keluarga besar pada pergi, ada yang ke Aceh, ada yang ke Bogor. Untuk anak kuliahan, pasti dikasih THR karena dianggap untuk simpanan disana. Hahaha, you're wrong dude ! Let's eat something ! Heuheuheuheu
Once Again, Selamat Hari Raya Idul Fitri1435 H guys, Minal Aidin Wal-Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Assalamualaikum wr.wb.
Halo viewers tertjintah Tanjong's Blog :D It's me again, Rafi a.k.a Ari a.k.a Tanjong
FYI, beberapa hari sudah aku di Tanjung Morawa ini, tempat tinggal asli ter-tjintah. Ada beberapa hal yang membuat aku semakin kesel sama ini Kota ! Unfortunately, kekesalanku dimulai dari dalam rumah ini, keluarga !
Selama di Rumah, banyak sekali 'kenangan' yang terkadang memberikan senyuman kecil di bibir, namun sering pula malah membuat kesal pikiran. Kenangan-kenangan ini ditunjukkan dari perbuatan orang-orang tanjung morawa yang Tanjung morawa banget. Terkadang terkesan -jujur saja- kampungan. Adapun kelakuan yang Indonesia banget. Serius, Indonesia banget, it seems like every Indonesian has ever done it. Haha
Kemarin itu, sewaktu jaga toko di sore hari. Abangku beralasan mau pergi sebentar, katanya mau membeli paku untuk kamarnya. Bagian menggelikannya, adalah waktu dia mau ke toko alat bangunan yang jaraknya hanya 7 rumah dari ruko sini. Ia dengan ligatnya mencari kunci motor dan aku pun mulai menertawakannya
"kau mau beli paku dimana rupanya bang?"
"di Sepakat" katanya. (Sepakat adalah nama toko paku tersebut)
"Hahaha, aslilah, kau Indonesia kali. Jalan sikit kek, dekat aja, ngapain kau pake motor?"
"Ah, sukak-sukak aku lah, kereta dibeli yah untuk dipakek"
*face palm* while smiling
Adapun cerita waktu adekku disuruh sama ayahku untuk beli Aqua Galon. Karena kondisi malam, terus kunci motor tiba-tiba tidak terlihat, akupun merekomendasikan supaya dia jalan kaki ke tempat Aseng -nama penjual Aqua disana- yang jaraknya sekitar 10 rumah, terus balik kesini naik becak -nama kendaraan roda 3- Taukah apa yang terjadi selanjutnya? Dia nangis! Sambil ngomong
"Ah, kalo gitu kau ajalah. Kau pikir ga malu."
"Apa yang kau malukan dek? Jalan kaki sikit malu kau? Aku aja disana jalan 1 km lebih santai aja. Memanglah kau, malas aja bilang kau."
"Yaudah terserah, aku pokoknya ga mau kalo ga naik kereta" *masih nangis*
"Ga pake nangis berapa kau? Udah mau SMA kau lapet. Yaudah, kau tunggu dulu, biar aku carik kuncinya diatas. Indonesia kali klen ku tengok. Ga si upan, ga kau, sama aja !"
Akhirnya, aku lebih memilih mengambil kunci motor diatas, daripada membeli Galon~ Hahahaha. Sudah dapatkan poin lucunya? Yah, bahkan adikku ini ga mau jalan sedikit cuman karena malas dan malunya. Sangat kontras sama orang-orang di Luar negeri~ Ah,sudahlah.
Assalamu'alaikum
Ah, Sudah lama tidak menulis di Blog yang ini.
Halo
viewers yang tercinta, masih ga bosan kan untuk mengunjungin Blog ini.
Jadi, sebenarnya saya masih sering nulis. Tapi, untuk sementara vakum
dari Blog ini karena pingin nulis pengalaman-pengalaman versii Bahasa
Inggris, selain ingin melatih vocab dengan mencari vocab-vocab yang
cukup asing nantinya. Sekalian pingin banget dibaca sama orang-orang
luar. Semoga sukses deh :"
Ini Link blog yang baru : bit.ly/tanjong
Nah, sekarang lagi pingin nulis pengalaman versi Indonesia~ Sebenarnya lagi mager nulis yang Bahasa Inggris haha.
Well,
tau gak sih, kalau saya udah dari tanggal 7 sampai di Tanjung \()/
Rasanya senang banget, seriusan, soalnya udah buat planning bakal mau
ngapain aja :") Ini sih plan-plan saya :
1. Utamanya, ingin sekali merubah karakter adik-adik saya.
Jadi,
sebenarnya pingin merubah karakter keduanya, apalah daya, adik saya
yang satu ini udah mau masuk SMA, susah banget diaturnya, kalau
dikerasin, dia keras, kalau dilembekin dia makin menjadi. Alhasil, hanya
bisa mengingatkan waktu Sholat sudah masuk, kalau mau, sok baca qur'an
bareng kita (saya dan adikku yang paling kecil), karena waktu sekolah
bakal dimulai hari Rabu, mau mulai ngajarin dia nanti. Jadi, setiap
malam, pinginnya doi diajarin dulu, maksud dan tujuan utama supaya dia
terbiasa belajar malam. Karena tak ingin menjadi penyesalan di akhir,
seperti saya yang menyesalkan kegiatan SMA yang kebanyakan main-main.
Haha
Lagi belajar buat UTS Metling sambil nyari-nyari materi di om google, eh ketemu ini :3
#CeritanyaLagiBacaMJO #Kata_Katanya_Lucu dan dijadiin #QuotesOfTheDay
"Tapi yang namanya prediksi, tidak ada 100% tepat. Walaupun MJO
diprediksi akan singgah di Jakarta, jangan lupa bahwa variasi cuaca di
daerah tropis bukan hanya MJO saja. Masih ada ENSO, Monsun, Kelvin wave,
Rossby, Mixed-rossby, diurnal cycle, dll. "
"Jadi kalau anda ingin tahu sesulit apa memperkirakan cuaca di negeri tercinta ini, pandanglah ombak dan riak-riak di laut (bukan rumput yg bergoyang ya), maka anda akan tahu jawabannya …"
"Terkadang, kamu itu harus sering-sering mainin perasaan orang fi. Bukan maksud untuk menyakiti hati mereka, tapi menguji. Yak, ada kalanya kamu harus menguji mereka." - Bang Pandu
Kata-kata ini, walaupun terlihat kejam, tapi ada benarnya juga. Terkadang kita butuh untuk "memainkan" perasaan temanmu, atau mungkin saja sahabatmu. Yak, mungkin pada saat kamu memainkannya, pastilah akan ada luka yang membekas di hati mereka. Nah, disini mereka akan teruji. Teruji apakah mereka bisa bertahan dengan kondisimu, yang seolah-olah menjatuhkanmu lah, atau ntah apa metodenya.
Baru-baru ini aku mencoba hal itu, mempermainkan perasaan teman-temanku. Adalah metodenya, agak kasar, kasar banget mungkin. Tapi awalnya dari kubu kami cuman bercanda, nah loh, dianggap serius, bahkan ada yang nangis katanya.
1 hal yang pasti, terdapat orang yang udah aku anggap spesial, ikut terpancing amarahnya,sampai saat ini dia masih marah. Bahkan untuk memandang mukaku saja dia tak mau. Yah, tetiba aku ingat quote bang Pandu diatas. Dan terpikir bahwa kejadian ini bisa saja bukti. Bukti sesuatu yang ga bakal aku sangka.
"Kenapa dia semarah itu? Jujur selama ini, aku udah menganggapnya lebih, sahabat. Apakah hal-hal yang sudah terlewati hanyalah pepesan kosong belaka? Atau malah dia masih belum menanggapku sebagai sahabatnya juga?" Pertanyaan ini sering muncul di benakku sejak kejadian itu.
Dari kejadian ini, aku belajar sesuatu. Jangan berharap terlalu banyak pada seseorang. Yang aku takut, kata-kata "Masa SMA lebih indah dari masa kuliah karena kaau akan banyak menemukan sahabat karibmu. Berbeda dari masa kuliah, yang ada hanyalah kebohongan keji dibalik topeng-topeng bagus mereka" - Seseorang yang dituakan, bakal terwujud. Oh god, jangan sampai lah. Aku mengharapkan lebih di kampus ini.
Tau gak sih, ketika pertanyaan-pertanyaan diatas tadi muncul, di otakku langsung terbesit satu logika dahsyat, yang aku sendiri masih tidak tahu kenapa bisa muncul logika itu. Mau tahu apa? Jawabannya
"Ternyata Dia Belum Mengenalku"
Hope you don't Read this. I'm scared that gonna make you and me further apart :')
Kyaaaaa, bertemu lagi dengan saya, rafi, as owner this blog. Okeh, kali ini saya mau bercerita tentang perjalanan panjaaaaaaaaang banget ke selatan. Demi jalan-jalan ke pantai.
Follow Me @rafi_haririInstagram