Melihat postingan viral dalam Bahasa Inggris, Netizen: Kenapa harus berbahasa asing sih?
![]() |
| Beberapa Bahasa Asing |
.
Menariknya, semua informasi ini ditulis dalam bahasa Inggris. Status viral tersebut pun mendapati banyak respon. Ada yang positif ada yang negatif. Tapi, regardless the topic, para netizen malah bicarain tentang Bahasa. Sumpah ini bikin ngakak sih. Banyak yang mengecam kenapa sih untuk informasi yang ditargetkan untuk orang Indonesia, harus diberitahukan pake Bahasa Inggris (?)
Well, sini aku kasih tahu alasannya. Kira-kira gini:
1. Untuk orang-orang seperti gue dan kebanyakan circle yang gue kenal. Kami telah menyadari bahwa berbahasa Inggris itu penting, baik dalam karir, ataupun sekedar senang-senang. Lantas, sebagai orang yang bahasa ibunya bukan Bahasa Inggris, kami pun mempraktekannya sehari-hari. Baik dalam menulis, hingga berbicara dengan teman-teman dekat kami. Contoh: Gue dan temen sekamar gue sering bercerita dalam bahasa Inggris randomly atau dengan sengaja. Atau, gue sering curhat voice note dengan sahabat gue via line pake Bahasa Inggris. Iya, sepenting itu buat nge-biasain berbahasa
2. Gue to the point aja ya, ternyata menulis paper dalam bahasa Inggris itu susahnya minta ampun, sangat berbeda dengan bahasa tulisan gue di-blog. Lantas, untuk menjelaskan berbagai fenomena keilmuan, gue membiasakan diri untuk menulis pake Bahasa Inggris dan lebih ilmiah. Sekali lagi, ala bisa karena biasa. Sesimpel itu, agak sulit memang, karena targetting gue harus tembus makalah Internasional untuk TA gue misalkan. Iya, se-ambis itu.
3. Lingkaran pertemanan gue, alhamdulillah, udah cukup Go International. Dibekali oleh pengalaman International Conference di beberapa negara, lingkaran pertemanan pun bertambah. Nah, karena gue sering sharing ide dan pengalaman gue terhadap suatu hal, gue ga pingin temen-temen gue ini ga ngerti sebenarnya fokus dan concern gue sebenarnya apa. Yaps, to assure they understood what I thought, ya mau ga mau harus pake Bahasa Inggris. Dan lagi-lagi, semakin sering kalian mengutarakan ide lewat bahasa asing, semakin mahir pula kalian dalam menyampaikan pendapat dan ide tersebut di lain waktu.Listnya bisa terus bertambah. The point is, sebelum teman-teman judge seseorang kenapa harus berbahasa Inggris padahal targetnya orang-orang Indonesia, iya, bisa jadi mereka punya alasan yang sama dengan gue, atau lebih banyak lagi. Satu point tambahan dariku, Bahasa yang dapat menjadi jembatan antar budaya dalam berkomunikasi, menjadi penting untuk menambah pengetahuanku. Misalnya dalam ilmu Meteorologi, sumber kredibel seperti paper dan artikel jumlahnya masih sangat terbatas. Cara untuk meningkatkan opportunity-nya adalah, dengan menggunakan search query dalam bahasa Inggris. Belum lagi dari segi konten berita, dan pengetahuan lainnya, sumber-sumber kredibel juga sangat terbatas dalam Bahasa. Perlu bukti? Coba cek saja lewat google, mostly search query orang Indonesia tuh seperti apa. Haft, memprihatinkan!
So gaes, tetap semangat yah dalam mempelajari Bahasa Asing, kalau ga tahu artinya, simple, udah ada google translate. Jadikan itu sebagai alat bantu awal, selanjutnya? Belajar lagi dong! Kalian ga pengen apa, ngerti orang asing lagi ngomongin apa ..... Kalau gue sih pengen :p
![]() |
| "1 Bahasa akan menetapkanmu dalam suatu Koridor Kehidupan, 2 Bahasa akan membuka setiap pintu dalam perjalananmu" - Frank Smith |
![]() |
| "Keterbatasan Bahasa berarti keterbatasan duniaku" - Ludwig Wittgenstein |
Best Regards,
Muhammad Rafi Al-Hariri Nasution
Native Speaker Bahasa, C1 English, B1 Deutsch, B1 Dutch, Beginner French



