Assalamualaikum,
How do you do, brother, sister?
Well, tonight I wanna write something different. Well, recently, in holidays, I am doing my daily activity such as watching Movies and reading Novels like La Tahzan and Leadership Lessons from The Life of Rasoolullah SAW. Well, Seriously, It's really best Novels to see the Life with Islam's Perspective, especially, Rasoolullah (SAW). It moves me alot to be a great Leader with Extraordinary's Principles.
Well, tonight I don't want to examine it. I wanna share what I feel when I came to a part where Muhammad (SAW) would be Dead. He still show the way he's being Leader by the time Death would come through him. The books told me how we find an Extraordinary Team which is in Muhammad's case, how he choose the Caliph.
And then, I kept reading and reading, and .... voila, Muhammad's condition has recovered. And his sahaba, Usama bin Zayd, feeling relieve and asked for permission to leave. So did Abu Bakr (because he had promised to visit the Daughter of Khariza), and Omar and Ali returned to their businesses. I was feeling the same way, so relief.
And then .... I was reading the part when Muhammad's condition Rapidly deteriorated he would put his hand into a bowl of water and wipe his face and say, ‘As sakaraathil mawti bil haq’ (The stupor (suffering) of death is true.) - I was scared and overthinking it, even Muhammad said that :(
And then, came the final moments, the moment of Silent for me
.
.
.
Ayesha (RA) said, ‘I saw him looking towards the heavens and saying, ‘Bal il Rafeeqil A’ala Bal il Rafeeqil A’ala Bal il Rafeeqil A’ala.’ So I knew that the angel of death had come and asked his permission and he chose Allah(SWT) and did not choose us.’ Then his head turned towards me and I screamed.
.
.
.
Seriously, I was crying, blubber, sobbing, whatever it names.
I was scared, I was sad, I was .... I don't know, it hurts my heart, it was like, I could feel what just happened right there. And yes, Muhammad's death was the saddest moment for Islam. Surely.
And I just realized that ... Surely Muhammad was the best Leader in the world. Perfect. And I feel like "Why don't you give salawat to your Prophet raf? Why are you so Lazy to say Salawat? For thank him, I guess". Seriously, I felt the same way.
.
.
.
Oke, we still have time to change ! Hope this could inspire you, guys.
I am not that Religious, but surely people should change to be a better person, right?
"Bersyukurlah Maka akan Ku tambah !" - potongan (QS. Ibrahim : 7)
Ah, ini merupakan kalimat yang selalu terucap oleh ayah, ketika anak-anaknya sedang khilaf, mengesalkan sesuatu, dan ... menghambur-hamburkan uang.
Ia, sifat-sifat itu merupakan sifat yang sangat tidak baik katanya. Sifat yang tidak mencerminkan seorang muslim, bahkan sifat yang terkesan putus asa, namun bisa pula menciptakan kesombongan.
Ayah juga sering bercerita bagaimana sikap Bersyukur ini benar-benar membantunya. "Tak usah ambil pusing, Allah pasti bantu!" ungkapnya. Ia bercerita bagaimana ketika giro-giro itu sudah hampir jatuh tempo dan .... voila, selalu ada saja yang bantu. Setiap hari bagaikan sebuah keajaiban, giro-giro Insha Allah tertutupi.
Ayah juga sering cerita bagaimana ketika Almarhum Mama sakit kanker, biaya yang ditanggung? Luar biasa besar. Tapi ia katakan "Semuanya tergantikan, sewaktu mamakmu sakit, rezeki selalu ada kok. Biaya pengobatannya insha Allah selalu tertutupi". Keajaiban? Mungkin. Yang pasti, selalu ada aura positif dalam cerita ayah. Bagaimana ia menyikapi hidup, selalu optimis, tak pernah putus asa. Dari manakah semua itu? Bersyukur !
Ketika kita bersyukur, pastilah otak kita terdoktrin untuk selalu berfikir positif. Seperti yang baru-baru ini dirasakan. Rafi mendapatkan nilai 0 untuk Ujian akhir semester di salah satu mata kuliah. Sedih? Sudah pasti ! Tidak terima? Yah, sudah ditanyakan kok. Senang? Iya senang sekali ! Loh kenapa? Karena sudut pandang positif tentunya !
Pertama, Hasil kerja keras sendiri
Ini nih yang buat bahagia banget ! Open source bukan berarti bisa lihat kanan kiri, alhamdulillah, bisa berusaha melewati godaan setan !
Kedua, Mendapat pelajaran 'Jangan Sok ide!'
Hahaha, ini nih in banget ! Jangan sok ide deh ketika dosen yang mengajarkan agak-agak gimana gitu. Yang benar-benar hectic dan ga mau mendengar logika Mahasiswa. Intinya, mendapat pelajaran supaya menempatkan diri pada setiap keadaan. Jangan sok ide untuk case tertentu huhu
Ketiga, Jangan anggap remeh
Anggap remeh? Iya nih ! Begitu nilai UTS dan praktikum bagus, eh, gitu di UAS malah anggap remeh :") My bad ! Tau deh belajar jadinya H min 1, ga ada persiapan sama sekali. Ga datang di minggu-minggu terakhir (padahal ada kisi-kisi semberiwing).
Keempat, Jadinya ikut kulap kan ...
Jadi, khusus matkul ini ada kuliah lapangan yang dapat mengubah indeks nilai. Cukup membantu memang, tapi nguras tenaga sama otak. Malah dikulap udah mau nangis bikin alat yang diluar expectasi sama kondisi lapangannya. "Lapangan itu dinamis !" Iya banget lah. Sisi positif? Melatih kesabaran ! Mana tau ntar waktu kerja nemuin orang yang karakteristiknya mirip Mister dosen. Buatlah alat se-simetris mungkin, karena sifat fluida yang satu ini sangat rentan terhadap kondisi lingkungannya. The last one mungkin bisa makin tahu aja nih karakter anak-anak sejurusan. Mungkin. Ada satu lagi sih ... tapi, ah sudahlah. Huehehehe
Indah kan? Indah banget ! Melihat segala sesuatu dari sisi positif itu luar biasa menjernihkan pikiran. Segala sesuatu yang sulit, akan menjadi sangat mudah. Segala sesuatu yang melelahkan, akan menjadi sangat menyenangkan. Segala sesuatu yang membuat murung, malah dapat membuat tersenyum, melatih puluhan otot wajah, memproduksi suatu enzim yang menyehatkan bagi tubuh. Semua karena apa? Bersyukur !
Ada lagi efek khusus dari Bersyukur adalah menjadikan segala sesuatu kejadian sebagai pelajaran bahkan motivasi dalam hidup untuk mengevaluasi keadaan. Katakanlah jika rafi pergi kuliah, dengan niat untuk menerima pelajaran, namun ternyata tidak mengerti sama sekali dan merasa hanya kesia-siaan. Perasaan ini sering dirasakan oleh banyak pihak termasuk rafi mungkin. Bisa jadi dalam case lain. Lantas, apa kaitannya dengan bersyukur? Syukuri hari-harimu ! Kenapa? Karena ketika kamu bersyukur, kamu akan tahu apa sih yang menjadi kekuranganmu sehingga bisa jadi seperti itu. "wah, ternyata akunya sibuk main fb waktu bapak menjelaskan." "Wah ternyata aku telat 1/2 jam." dsb. Tau sendiri ketika kita sibuk dengan 1 aktifitas -yang mungkin- mengasyikkan, maka kita bisa lupa akan kondisi sekitar. Tau sendiri ketika kita telat 1/2 jam, mungkin pak Dosen sudah menjelaskan satu konsep mendasar untuk keseluruhan materi. Hal-hal seperti ini bisa kita dapat ketika kita bersyukur !
Konteks yang Lebih Luas
Dalam kondisi apapun, kita harus senantiasa bersyukur. Bahkan dalam bersosialisasi dan menjalin pertemanan. Bagaimana tidak, banyak dari kita yang mempunyai masalah pertemanan dari hal yang kecil namun dibesar-besarkan, dari hal besar dibuat semakin besar, bahkan dari hal-hal yang mungkin tidak ada pada diri kita, namun orang lain menceritakannya, mencemooh tanpa bukti, atau bahkan men-judge tanpa mengklarifikasi. Terkadang memang sulit jika dipandang dari sudut pandang biasa. Sering rasanya untuk "Don't give a s*it" atau "Let it be" serta "bodoh amat" dijadikan solusi. Namun, ada satu masa solusi ini akan terakumulasi dan meledak yang bahkan bisa memperparah situasi. Lantas, apa yang harus dilakukan? Lagi-lagi tetaplah bersyukur pada setiap keadaan". Kenapa?
Pertama, Mengajarkan untuk menjadi lebih dewasa
Ah, ini mungkin hal yang paling penting. Karena dengan bersyukur, kita dapat melihat sisi positif suatu masalah. Kita juga dapat melihat dan menggali lebih dalam akar dari permasalahan yang sebenarnya. Kita juga dapat mencari solusi yang mungkin permanen dari masalah itu dengan merubah keadaan atau mengubah diri kita. Mengubah diri tidak secara langsung dan terburu-buru tentunya. Mengubah diri dengan cara mengevaluasi segala keburukan dan mencari tahu cara yang tepat merubahnya.
"Jadi diri rafi sendiri dg karakter-karakter rafi. meskipun memang ada yg harus diperbaiki lagi." - Madam
Kedua, Pelajaran berharga dalam Hidup
Wah, ini tak kalah penting sih. Jadi, dalam menyikapi hidup, perlu melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Jika masalah per-individu, cobalah liat dari sudut pandang kita, lalu dia, serta masalahnya apa. Bersyukur mengajarkan kita untuk merubah sudut pandang kan? Nah, dari sini kita bisa mempelajari tiap karakter orang-orang yang pernah mempunyai masalah dengan kita. Mumpung mahasiswa yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja, hal ini tentunya pelajaran yang sangat berarti. Karakter A, B, C sampai Z mungkin berbeda, perlu penanganan yang berbeda pula. Bersyukur mengajarkan kita untuk berfikir cepat dalam problem solving dengan cases yang sudah tersusun dalam otak sedemikian hingga.
Jadi? Pilih mana? Bersyukur atau berputus asa?! Kalau saya sih, bersyukur !
Bismillah, semangat dalam menghadapi Ujian dunia yang sementara ini ! Semoga kita dapat lulus dan menuju ke Positif Ketakhinggaan. Yuk sama-sama belajar menyikapi hidup !
Got it from ferdy, and .... Damn, it's true !
"It sad, so sad, it's a sad sad situation~" -Blue
Yeah, it's about the way you act to the others. Just, please don't make someone expect great things to you and then you just, Bang ! Thrown it in their face who loves you just like love themself. Yeah, let's learning together. Me, being myself and super childish, selfish, high self-esteem (ashamed to asking forgiveness, ashamed to asking all of 'my fault', and once again, sooooo childish)
Good night and .... farewell :)
There are 2 kind of person : Ordinary and Extraordinary person. Which one are you? Well, it depends on you. Totally.
Being an Ordinary person is .... whenever you're doubting something -> You never tried to solve it -> 100% failed -> Blame the others
It's totally different with an Extraordinary person .... whenever you're doubting something -> Thinking for the answer -> Try it -> BELIEVE it -> Is it success? No, it depends with the result. -> If failed, not blaming someone but evaluate the way he/she did -> Try it again -> BELIEVE it again -> Is it success? It depends with the result -> If fail? Evaluate again -> Try a new one ..... and so on.
Which one is the most ordinary person has? Of course the first one ! It's about 3% (estimated) who has the spirit in the second one.
.
.
.
.
.
Then what? what if, a person who has the second character failed and failed ? Hmmmmm, sometimes, whenever you have evaluated what you've done and there is a point where "OK, I AM DONE ! I'VE DONE EVERYTHING TO GET IT, BUT ..... I CAN'T". Yeah, sometimes you need to do it because it was wasting your precious time to get these thing that was really difficult to get it. You've given all of your time, energy, thought, everything. Well dude, you need to move on then !
.
.
.
.
.
Where am I going? Hmmmmm, for you, the most innocent person in the world, The "Mrs. Right", "The-Mrs-who-don't-give-a-fuck-with-the-others-feeling", just don't ever be surprised if there's bunch of person who would say "I am done, I've tried everything to get your fvckin attention. Sorry if I surrender for everything. It's just too hard to continue these act. Sorry."
.
.
.
.
.
That's the way it is. Everything's been written in my destiny. Perhaps time would heal everything. When? well, let's see then~
Good night and have a nice dream, readers :* Let's be an extraordinary person !
Found it on Ask.fm
The truth has been spoken (stak deng deng !) *drum rolls*
Well, there is an old friend who ask me something. Kind of an important question.
"Raf, Menurut lo apakah dengan menghilang dan meninggalkan masalah lo dibelakang akan menyelesaikan masalah lo?" or ...
"Raf, did you think whether you've gone and left all of your problem behind would solve your problem?"
Well, it's kinda weird, right? hmmmm, I know the reason he ask me. It's all because I have this kind of problem, really really trivial problem, not important but has a great impact for me !
I answered his question :
"Fer, it's not solving my problem ! Not at all ! But at least, right now, I have so many quality time for myself ! I don't give a fuck to those who may never think what I feel. Hehehe."
And then,
"Fer, Is it wrong? or is it right? Well, I don't know the answer, clearly, It's just the path I chose. I have felt betrayed for twice, and it's really hurt. I don't know if it's right, but, I think, it's the best way I've chosen !"
Fiuh, at last, I could post something good right here :")
It's been a month where college stuff like homework, homework again, mid semester exam, homework again, homework homework and homework, project, campaign, coding, aaaaaaaaaaaaaaa, you should know how these shit comes and comes, one by one, unstoppable, deadline everyday, even, All of my movie haven't been watched since 1 month ago.
.
.
.
.
.
.
.
Hey, raf, don't you have any Holiday before? HELL YES, THERE ARE ! But, once again, my task seems didn't have end at all ! Sometimes, I wanna scream "Aaaaaaaaa" and say "FUCK ! WHEN ARE YOU GONNA END, DUDE?!". You'll often meet me in panic condition, where I didn't know what I should do first ! Mindfuck !
.
.
.
.
.
.
.
I am not alone ! I am with several my friends whose being active in several organization like me, and .... we should manage our time to be several part ! Ah, right here, our management skill being tested ! Was it hard? Yes ! Totally. And then here we come, our senior. What just he said?
.
.
.
.
.
.
.
"Dek, ini masih selow, tunggu semester 6 !" or "Guys, it's still slow, just wait in semester 6!"
.
.
.
.
"HAHAHAHAHAHA, IT'S STILL SLOW, RIGHT?"
OKEY ! After listening that motivation state -or I could say an destroyer statement- The way I think directly changed to be "Raf, it's still slow. Cheer up !"
Beauty isn't it? The way I think made it easy, the way I think changes everything ! If you think it's hard, then it's gonna be hard! When you think it's easy, hmmmmm, at last, it's not really forced you, moreover, your feeling.
.
.
.
.
.
.
Okey guys, what have we got here? Change the way you think, okey ? For me, it made me stronger, it push me to be patient, to be smile whenever the deadline comes, to be happy whenever problem comes, to be positive whenever all the negative things come to you !
"Everything happens for a reason? Is it good or bad? Well, it depends on the way you think. Clearly, it always has a good thing deep into it"
PS : Don't ever forget to ask for prayer to your parents. It kinda helps, ya know~
Follow Me @rafi_haririInstagram